DKI Mulai Bidik Tempat hiburan Malam Berkedok Hotel

RAKYATBANTEN.com – Kepemerintahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terang-terangan menolak kegiatan prostitusi. Setelah Alexis, DKI mulai mengindik tempat hiburan malam lainnya yang berkedok hotel.

“Iya, ada (yang dibidik). Tapi saya enggak bisa kasih tahu lah,” kata Kepala Dinas Pariwista DKI Tini Budianti di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu, 1 November 2017.

Tini mengatakan pascapenutupan Alexis, pihaknya mulai gencar menyosialisasikan kembali kepada para pemilik usaha tempat hiburan malam. Agar para pengusaha menaati peruntukan sesuai izinnya masing-masing.

“Kita hanya bisa sosialisasi. Karena kalau penindakan ke lapangan kan ada Satpol PP dan PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu),” ujar dia.

Sebelumnya Pemprov DKI Jakarta tidak memproses permohonan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) atas PT. Grand Ancol Hotel (pengelola Alexis). Sedianya izin operasional Alexis sudah usang terhitung 29 Agustus lalu.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) menolak proses permohonan TDUP Griya Pijat dan Hotel. Surat dikeluarkan per 27 Oktober 2017 dan ditandatangani Edy Junaedi sebagai kepala Dinas PMPTSP.