Diduga Percikan Las Menjadi Penyebab Pabrik Kembang Api Kebakaran

Polisi sudah melakukan gelar perkara terkait penyebab kebakaran pabirk kembang api di Kosambi. Penyebab kebakaran itu diduga berasal dari percikan las. (CNN Indonesia/Gloria Safira Taylor).

RAKYATBANTEN.com. Polda Metro Jaya menduga kebakaran yang terjadi di pabrik kembang api Kosambi, Tangerang, Banten disebabkan oleh percikan las yang menyambar ke bahan baku pembuatan kembang api.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Kaya, Argo Yuwono mengatakan, dugaan tersebut berdasar hasil gelar perkara yang dilakukan pihaknya.

“Jadi setelah memeriksa saksi-saksi, hasil koordinasi dengan labfor (laboratorium forensik) bahwa penyebab kebakaran adalah percikan las yang menyambar bahan pembuatan kembang api,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (28/10).

Di tempat yang sama, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta menjelaskan bagaimana kebakaran pertama kali terjadi.

Andri Hartanto, selaku Direktur Operasional pabrik meminta Subarna Ega untuk mengelas sebelah kanan atas ruangan yang digunakan untuk menyimpan bahan baku kembang api. Ega memang bekerja sebagai tukang las di pabrik kembang api itu.

Polisi menyita beberapa kemasan kembang api produk PT Panca Buana Cahaya. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan).

“Di situ lah terjadi percikan api yang menyambar bahan daripada kembang api,” ucap Nico.

Saat api mulai melalap pabrik pada Kamis (26/10) lalu itu, sempat terjadi ledakan-ledakan. Mengenai hal itu, Nico mengatakan ledakan berasal dari bahan baku kembang api yang banyak dan bertumpuk-tumpuk. Tumpukan bahan baku kembang api itu membuat kebakaran semakin besar.

Sebagian Pekerja yang panik lalu berlarian ke arah belakang pabrik. Semua berusaha menyelamatkan diri dari kobaran api. Mereka menuju ke belakang setelah kesulitan berusaha keluar dari pintu depan.

Adapun, sejauh ini polisi belum selesai merinci kronologi setelah api mulai melalap pabrik. Dia masih membutuhkan data lanjutan dari tim laboratorium forensik dan tim yang masih melakukan olah tempat kejadian perkara.

Jika sudah rampung, dia berjanji akan membeberkan kronologi jam per jamnya sejak kebakaran terjadi pada pukul 09.00.

Pabrik kembang api milik PT Panca Buana Cahaya yang berlokasi di Kosambi, Tangerang terbakar Kamis lalu (26/10). Kebakaran yang disertai ledakan itu mulai terjadi pada pukul 09.00 WIB.

Api baru bisa dipadamkan pada 12.00 WIB. Proses evakuasi sendiri baru dilakukan sejak pukul 12.30 hingga 18.00 WIB.

Hasil evakuasi didapatkan puluhan karyawan tewas mengenaskan. Dari lokasi, sebanyak 47 kantong jenazah di bawa ke RS Polri untuk proses identifikasi.

Sementara 46 karyawan mengalami luka-luka. Mereka dirujuk ke RSIA BUN, RSUD Kabupaten Tangerang, dan RS Mitra Husada untuk menjalani perawatan.

Kepolisian lalu menetapkan tiga tersangka atas kebakaran itu. Mereka, yakni Indra Liyono selaku pemilik PT Panca Cahaya Buana, Andri Hartanto selaku Direktur Operasional, dan tukang las pabrik Subarna Ega.

Indra dan Andri telah ditahan di Rutan Polda Metro Jaya. Sementara Subarna Ega masih belum diketahui keberadaannya.

“Dimungkinkan juga yang bersangkutan meninggal dunia. Tapi ini masih dalam pencarian dan pengidentifikasian,” ucap Nico. (osc)

Sumber : CNN Indonesia