Pabrik Petasan Meledak, Presiden KSPI Desak Hanif Dhakiri Mundur

Hanif Dhakiri

RAKYATBANTEN.com. Peristiwa meledaknya pabrik petasan di Kawasan Pergudangan 99, Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (26/10), merenggut nyawa 47 orang pekerja pabrik.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal meminta kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang dan Menteri Tenaga Kerja RI Hanif Dhakiri bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Menurutnya, jatuhnya puluhan korban pekerja pabrik lantaran lemahnya pengawasan.

“KSPI menuntut penjarakan pengusahanya, copot Kadisnaker Tangerang. Selain itu Menaker harus mundur sebagai bentuk pertanggungjawab moral,” kata Said dalam keterangannya kepada redaksi, Jumat (27/10).

Said menduga pengusaha pabrik tersebut tidak menghiraukan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Oleh sebabnya, ia berharap kepada Presiden Joko Widodo menegur bila perlu mencopot Menaker Hanif Dhakiri lantaran kasus pelanggaran K3 ini masih terus berulang.

Dia mencontohkan, beberapa kasus yang dianggap lalai dalam penerapan K3 dimana telah merenggut puluhan korban jiwa para pekerja pabrik, diantaranya ledakan pabrik Mandom di Bekasi yang merenggut nyawa 20 orang buruh.

“Menaker gagal memberikan perlindungan. Karena itu, buruh Indonesia mendesak Menaker dicopot,” seru Said Iqbal.

Ledakan pabrik petasan di Tangerang setidaknya menyebabkan 47 orang tewas dan 46 orang lainnya mengalami luka-luka.

Sumber : RMOL/rus